Monthly Archives: Agustus 2016

GAS BUMI HINGGA 59 TAHUN MENDATANG

Gas bumi sebagai sumber energi dan suber bahan baku memiliki peran penting di Indonesia saat ini dan masa mendatang dan  masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan, untuk itu maka pemerintah dalam rangka mendukung perencanaan pasokan gas untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri melakukan kajian dan menetapkan Neraca Gas Bumi Indonesia 2010-2025 dan menetapkan Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional serta memprioritaskan pemanfaatan melalui Kebijakan Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan Gas Bumi dalam Negeri.

Indonesia yang sedang melakukan ekspansi ekonomi  disertai  dengan niat Pemerintah untuk menurunkan ketergantungan pada minyak sebagai sumber energi dalam industri-industri, pembangkit listrik dan transportasi akan menyebabkan permintaan domestik terhadap gas akan meningkat di masa mendatang. Namun,  untuk mencapai sektor gas yang efisien dan produktif, investasi skala besar akan sangat dibutuhkan baik dalam eksplorasi maupun infrastruktur (distribusional). Oleh karena itu juga sistem peraturan dan kerangka hukum yang jelas dan mendukung dibutuhkan agar dapat menarik investor asing.

Saat ini Indonesia termasuk dalam enam besar produsen gas bumi dunia. Cadangan gas bumi mengalami peningkatan sekitar 12,5 persen dalam lima tahun terakhir, sehingga cadangan diperkirakan ada sebesar 182,5 triliun kaki kubik. Data dari laporan PGN kepada Komisi VI DPR menyebutkan, cadangan gas bumi Indonesia terbesar terdapat di Natuna, yakni 54.20 triliun kaki kubik, diikuti oleh Kalimantan Timur sebesar 47.39 triliun kaki kubik, dan Irian Jaya sebesar 23.92 triliun kaki kubik.

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui anak usahanya, PT Saka Energi Indonesia berhasil menemukan cadangan gas sebesar 500 miliar kaki kubik di wilayah kerja (WK) South Selulu di Kalimantan Timur.  Sebagai perusahaan yang berada di bawah naungan PGN, Saka Energi berkomitmen membantu pemerintah dalam menemukan cadangan-cadangan gas maupun minyak di wilayah Indonesia lainnya.

Tahun ini, ditargetkan produksi mencapai 190 MMSCFD. Di luar lapangan migas yang sudah berproduksi itu, Saka Energi juga memiliki participating interest (PI) di berbagai Blok Migas.

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

Sumber:

http://www.esdm.go.id/berita/40-migas/3190-cadangan-produksi-gas-bumi-indonesia-mencapai-59-tahun.html

http://www.indonesia-investments.com/id/bisnis/komoditas/gas-alam/item184

http://www.antaranews.com/print/56641/cadangan-gas-bumi-indonesia-naik-125-persen

http://ekbis.sindonews.com/read/994791/34/pgn-temukan-cadangan-gas-500-miliar-kaki-kubik-1430196201

 

Iklan