Mengenal Keindahan Indonesia Lewat Lukisan

lukisan1

Seperti yang kita telah ketahui Istana Kepresidenan memiliki koleksi lukisan yang sangat banyak. Dalam rangka memeriahkan perayaan HUT RI kali ini, pemerintah mengadakan Pameran lukisan Kepresidenan dengan tema “Senandung Ibu Pertiwi”. Pameran diadakan mulai dari tanggal 2-30 Agustus 2017. Kali ini akan memamerkan 48 lukisan dari 41 Pelukis unggulan yang dimiliki oleh pemerintah.

Koleksi lukisan istana banyak dan cukup memiliki nilai artistik yang tinggi. Hal ini disebabkan banyaknya koleksi yang berasal dari seniman seniman ternama Indonesia. Sebut saja Raden Saleh, Basuki Abdullah dsb. Koleksi lukisan dimulai dari jaman Soekarno hingga saat ini. Berikut sepenggal pengetahuan saya terhadap beberapa periode seni lukis yang ada di Indonesia untuk dijadikan bahan tulisan JadiMandiri. Beberapa diantaranya masuk dan dipamerkan di Pameran Senandung Ibu Pertiwi ini.

Mooi Indie, merupakan awal dari aliran seni lukis Indonesia yaitu tahun 1878. Apa itu Mooi Indie? Mooi Indie merupakan aliran yang mengangkat segala keindahan. Arti kata Mooi Indie adalah Hindia Belanda yang Indah. Ciri-ciri dari aliran Mooi Indie subjek yang diangkat biasanya berupa pemandangan alam, eksotisme dan kemolekan wanita wanita pribumi, keindahan penduduk beserta kesehariannya dibuat dalam bentuk romantisme yang sangat cantik. Pada intinya adalah Mooi indi adalah mengangkat segala keindahan baik pemandangan alam maupun keindahan eksotisme baik wanita dan pria. Seniman Indonesia yang memiliki aliran Mooi Indi antara lain Raden Saleh, mas Pirngadi, Abdullah Surisubroto, Wakidi, Basuki Abdullah, Henk Ngantung, dsb.

20478982_814766485363651_5865794921008463872_n

Raden Saleh merupakan salah satu seniman yang masuk kedalam Mooi Indie, sebelumnya pun beliau masuk ke periode perintis karena ilmu hasil pembelajaran di luar negeri membuatnya pulang ke Indonesia dan mulai merintis seni rupa Indonesia. Gaya lukisan Raden Saleh memiliki aliran romantisme dan naturalis. Raden Saleh bisa dimasukkan ke dalam periode Mooi Indie karena lukisan yang mengangkat keindahan alam dan romantisme. Lukisannya yang cukup dikenal seperti Penangkapan Diponegoro, Harimau Minum. Lukisan berukuran 160cm x 116cm yang menggambarkan Pemandangan hutan didalamnya terdapat harimau yang sedang minum. Pemandangan tersebut digambarkan dengan penuh keindahan.

Pantai Pelabuhan Ratu

Mas Pirngadi merupakan bagian dari seniman yang mengangkat keindahan alam Indonesia. Walaupun tak seproduktif seperti Abdullah dan Wakidi, hal ini disebabkan Karena beliau lebih ingin mengembangkan tehniknya sendiri. Beliau sebagai penggambar draf dan illustrator memiliki kemampuan tehnik yang sangat tinggi dan akurat. Penggambaran yang sangat dalam. Salah satu karya yang dipamerkan adalah “Pantai Pelabuhan Ratu” dengan Media Cat Minta on Canvas.

pantai-flores-basuki-abdullah1

Basuki Abdullah, siapa yang tak kenal dengan Basuki Abdullah?. Basuki Abdullah merupakan seniman beraliran Naturalis dan Realis. Terkenal dengan lukisan potret yang kebanyakan adalah wanita cantik. Namun bukan berarti beliau tidak bisa melukis pemandangan alam dengan baik. Contohnya lukisan yang dipamerkan adalah “Pantai Flores” dengan media cat minyak diatas canvas. Yang menarik adalah Basuki belum pernah melihat pantai Flores sebelumnya, lukisan pantai Flores ini berawal dari goresan cat air Presiden Soekarno dan dibantu dengan penginderaan bung Karno maka terciptalah lukisan tersebut.

PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia) merupakan gerakan nasionalisme yang muncul 23 Oktober 1938. Berdirinya Persagi dikarenakan semangat pencarian indentitas diri yang menumbuhkan semangat kebangsaan. Bisa dikatkan aliran Persagi mengangkat tema tema perjuangan karena pada masa ini masih dalam upaya meraih kemerdekaan. Tokoh tokoh dari Persagi antara lain Agoes Djaja, S. Soedjono, L. Setijoso, Rameli, Abdulsalam, S. Sudiardjo, Sudjojono, saptaria Latif, H. Hutagalung, S. Tutur, Sindusisworo, TB Ateng Rusyian, Syuaib Sastradiwilja, Sukirno dan Suromo . Tujuan dari Persagi antara lain mengembangkan dan mencari corak baru bagi seni lukis Indonesia. Beda tema yang diangkat dari Mooi Indie, Persagi mengangkat tema tema perjuangan, lebih realistis, lebih Indonesia dari pada Mooi indi yang dipengaruhi oleh Belanda.

Sungai Musi di Palembang

S.Toetoer merupakan pelukis bagian dari Persagi. Lukisan yang dipamerkan adalah “Di Sungai Ciliwung” cat minyak diatas Kanvas.

S.Soedjono Jalan tepi sawah

S.Soedjono mengetengahkan lukisan beejudul “Jalan di Tepi Sawah” media cat minyak diatas kanvas. Tidak banyak yang membahas pelukis pelukis ini, tidak sebanyak Sudjojono.

Poesat Tenaga Rakyat (Poetra) terbentuk setelah berakhirnya Persagi dan masuknya Jepang. Poetra merupakan bentukan Jepang untuk menarik perhatian rakyat Indonesia. Selain itu, Jepang mengawasi Poetra untuk mengawasi gerak gerik para nasionalis untuk mencegah perlawanan kepada pemerintah Jepang. Tokoh Poetra adalah Soedjojono dan Affandi. Keimin Bunka Shidoso, Organisasi yang mengangkat seluruh aspek seni baik seni sastra, lukis, musik dsb. Banyak seniman seniman pemula yang dibentuk seperti Dullah, Mochtar Apin, Kusnadi, Basuki Resobowo, Sudiardjo, Otto Djaja, Subanto, Abdulsalam, Suyono, Surono, Siauw Tik Kwie, Ong Lian Hong, Tan Sun Tiang, Liwem Wan Gie, Harijadi S, Tan Liep Poen, Sukardi, Affandi dan S. Tutur.

Halimah gads atjeh

Dullah merupakan murid dari Sudjojono dan Affandi. Beliau belajar saat menjadi anggota Seniman Moeda Indonesia. Dullah banyak melukis adegan pertempuran melawan belanda. Hal ini membuat beliau dikenal sebagai “Pelukis Revolusioner”. Karya yang dipamerkan adalah “Halimah Gadis Atjeh” cat minyak diatas kanvas.

Gerakan Seni Rupa Baru, merupakan gerakan seni yang mengangkat seni rupa kontemporer Indonesia. GSRB merupakan gerakan lanjutan dari perkumpulan sebelumnya (Persagi). Namun memiliki konsep yang jauh lebih luas dari organsasi sebelumnya, permasalahan yang lebih kompleks dan manifestasi fisik yang besar besaran.

Demikian sekilas tentang seni lukis Indonesia. Banyak karya-karya Seniman lukis Indonesia yang cukup berkelas dan tak kalah oleh seniman luar negeri. Patutlah kita berbangga atas karya karya menjadikan kita negara yang berkesenian dan cukup dikenal oleh luar negeri. 

Sumber:

http://bit.ly/2t3rKel

http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/1931/Mooi-Indie-Aliran

http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/2275/Persagi

http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/2487/Pusat-Tenaga-Rakyat

http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/1391/Keimin-Bunka-Shidoso

http://requisitoire-magazine.com/2012/08/30/orde-seni-lukis-mooi-indie/

https://senirupasmasa.wordpress.com/category/seni-rupa-indonesia-2/

https://id.wikipedia.org/wiki/Periode_seni_rupa_modern_Indonesia

https://m.kumparan.com/muhamad-iqbal/5-lukisan-istana-dan-kisah-di-baliknya

http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/2015/12/17/raden-mas-pirngadie-pencatat-seni-kerajinan-rakyat/

Iklan

About blankarea

Always want to do good for other and for my self, even it's hard to make happy every one at least I'll try. soooo.... Here we gooo.... Lihat semua pos milik blankarea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: